Selasa, 11 Juni 2013

Desa Popeye Benar-Benar Nyata di Negara Malta



Desa Popeye Benar-Benar Nyata di Negara Malta



Pasti kamu pernah menonton film animasi Popeye ternyata disebuah negara kecil di Eropa Desa Popeye  benar benar nyata dan ada desa ini adalah Sweetheaven Village.
Jika kamu berkunjung ke Negara Eropa Malata maka kamu akan menemukan desa yang bernama Sweetheaven Village desa ini juga dikenal sebagai desa Popeye karena desa ini mirip seperti tempat yang ada di film animasi Popeye.
Sebenarnya bukan tanpa alasan kenapa desa ini bisa mirip seperti tenpat yang ada di film animasi popeye karena pada tahun 1980 silam desa Sweetheaven Village digunakan sebagai tempat pengambilan gambar film Popeye oleh Paramount Pictures dan Walt Disney.
Dan kini desa Sweetheaven Village menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Negra malta, letaknya yang tepat berada di tepi pantai membuat desa ini sangat indah untuk dilihat.
Selain keindahan yang dimiliki desa Sweetheaven Village ternyata di desa Popeye ini juga tersedia berbagai tempat hiburan yang bisa menghibur para wisatawan seperti mengunjungi rumah bermain, pertunjukan boneka, museum, dan tempat pemutaran film khusus Popeye. Bahkan, desainnya yang lucu menarik banyak wisatawan untuk membuat film mereka sendiri di tempat ini,
Desa Popeye ini selalu terbuka untuk para wisatawan dan akan selalu membuat bebagai acara yang menarik setiap tahunnya.


Labuan Cermin, Danau Yang Punya Dua Jenis Air


Labuan Cermin, Danau Yang Punya Dua Jenis Air


 
Danau Labuan Cermin yang ada di Kalimantan timur ini memiliki air yang sangat jernih yang bisa kamu gunakan untuk berkaca selain itu danau ini memiliki keunikan yakni airnya memiliki dua jenis yakni air tawar dan asin.
Jika kamu jalan jalan ke Kalimantan Timur ada baiknya kamu singgah ke danau Labuan Cermin  yang berada di Desa Biduk-biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur sebab di danau ini memiliki keindahan panorama alam yang luar biasa selain itu air di danau Labuan Cermin sangat jernih sesuai dengan namanya di danau ini kamu bisa bercermin di air karena kejernihan airnya.
Selain air yang jernih ternyata di  danau Labuan Cermin juga mempunyai keunikan tersendiri yang tidak di miliki danau lain yakni airnya memiliki dua jenis yakni air tawar yang ada di bagian atas dan air asin yang berada dibagian bawah danau unik memang namun inilah kebesaran tuhan yang telah menciptakan danau ini menjadi unik.


5 Restoran Bertema Unik di Jepang


5 Restoran Bertema Unik di Jepang

 Jepang merupakan negara yang memiliki segudang inovasi baru bahkan restoran di Jepang pun juga memiliki berbagai tema yang unik yang membuktikan memang Jepang memang negaranya gudang Inovasi. Ketika kamu sedang berwisata di Jepang maka kamu jangan heran ketika kamu masuk ke salah satu restoran yang kamu anggap tidak biasa karena di jepang banyak restoran dan cafe yang memang sengaja di buat unik dan aneh hal ini  sengaja di lakukan agar restoran  mereka tidak sama dengan restoran lainya. Nah setidaknya ada 5 restoran yang punya tema aneh dan unik di Jepang yang biasa kamu kunjungi ketika sedang berwisata ke Jepang. Mau tahu restoran apa aja itu simak berikut ini.

1. Maid and buttler cafe Jepang terkenal dengan konsep maid and buttler cafenya. Dalam konsep ini, biasanya para pelayan wanita menggunakan kostum maid ala Eropa yang manis dan seragam. Sementara para pria menggunakan jas ala butler Eropa. Biasanya restoran atau cafe seperti ini akan menawarkan pelayanan yang menyenangkan dengan dekorasi yang mewah, cute hingga elegan. Makanan yang ditawarkan juga menarik dan umumnya dengan harga yang standar agar pengunjung berminat datang. Konsep restoran seperti ini banyak disukai di Jepang dan mulai mendunia.

2. Cafe Untuk kucing Bagi para pecinta kucing di Jepang kini sudah ada cafe yang sengaja dibuat untuk para kucing para pemilik kucing bisa menitipkan kucingnya di cafe ini ketika mereka mau bepergian selain menitipkan para pemilik kucing juga bisa saling tukar informasi dengan sesama pemilik kucing di Cafe ini.

3. Alcatraz E. R. (Restoran Bertema Penjara Medis) Ini merupakan salah satu restoran yang unik di Jepang dengan tema yang cukup unik, yaitu penjara medis. Konsepnya, para customer dimasukkan ke dalam sel-sel yang mirip penjara dengan suasana tempat yang remang-remang. Anda akan dilayani oleh para suster dan sebelumnya Anda akan diborgol terlebih dahulu. Lucunya, suster ini akan pura-pura menyuntik Anda dengan suntikan raksasa. Menu makanan di tempat ini dinamai dengan nama yang cukup ekstrim seperti Dead Chicken, Penis Sausage dan sebagainya. Sebuah pengalaman makan yang tak akan pernah Anda lupakan bila Anda mencobanya.

4. Restoran Ninja Ninja merupakan salah satu tradisi Jepang yang terkenal di jaman Shogun. Untuk melestarikan hal ini, sebuah restoran diciptakan dengan tema Ninja Akasaka. Restoran Ninja Akasaka akan memberikan Anda suasana yang sangat Jepang. Anda akan disambut oleh seorang ninja dan diberi password rahasia. Makanan di sana tergolong modern, namun ada beberapa menu penutup yang disajikan dengan sangat ninja, yaitu menggunakan samurai. Wuah, benar-benar sensasional.

 5. Alice In Wonderland Restaurant Bila Anda menyukai dunia fantasi, maka restoran ini sepertinya adalah restoran yang cocok untuk Anda. Suasananya nyaman dan hangat bersahabat. Anda akan dilayani dengan banyak sekali pelayan dengan kostum Alice. Anda bisa mencoba menu unik berupa pizza yang bentuknya mirip kartu remi dan makanan unik lainnya. Selain itu, suasana yang ditawarkan sangat imajinatif. Selain menjadi tempat makan, sepertinya tempat ini cocok bagi Anda yang senang fotografi.

CIRI KHAS KULINER 7 NEGARA
Beberapa Negara ini punya ciri khas masing-masing dalam makanannya. Sebelum mencoba, kita cari tahu dulu apakah kita tertarik dan siap dengan segala ke-khasannya.

Libanon
Dengan mencicipi masakan Libanon, kita menikmati bagaimana kelezatan di daerah Timur Tengah. Ciri-ciri dari masakan di negara ini adalah banyaknya buah, sayur, dan daging yang berbumbu, yang paling terkenal adalah hidangan pembuka yang bernama Mezze. Mezze berupa roti arab dengan acar, salad, dan saus yang khas. Selain itu, Libanon merupakan penghasil buah yang berlimpah, makanan laut, dan daging.

Yunani
Walaupun masakan di Yunani ada perpaduan dari Turki dan Italia, masakan Yunani khas dengan minyak zaitun dan rempah khusus wilayah Mediterania yang selalu dipakai. Hidangan yang paling terkenal dari negara ini adalah Moussaka. Makanan ini terdiri dari tomat, terung, dan bakso. Ada juga Britzoles atau daging yang dibakar.

Meksiko
Negara yang juga dikenal dengan rempah-rempah, masakan Meksiko adalah hasil perpaduan dari budaya Aztek, Maya, dan Spanyol. Untuk yang suka makanan pedas, makanan Meksiko mempunyai kelebihan di rasa pedasnya. Makanan yang biasa ditemui anatara lain nachos, burrito, dan kulit tortilla.

Jepang
Terkenal dengan hidangan laut yang segar, membuat makanan Jepang digemari masyarakat. Termasuk sushi yang sekarang bisa dengan mudah ditemui, nasi putih dan kedelai adalah bahan-bahan wajib bagi orang Jepang, D Jepang, Tokyo menjadi kota yang menyediakan makanan lezat dan menjadi saingan untuk kota London dan Paris.

Italia
Berbeda dengan Yunani yang selalu menggunakan minyak zaitun, masakan di Italia selalu menggunakan mentega pada setiap masakannya. Makanan yang terkenal dari negara ini adalah roti, pasta, dan pizza. Salah satu ciri khas dari makanan di negara ini selain penggunaan mentega adalah rempah-rempah dan keju yang banyak. Begitu juga dengan penggunaan tomat yang suka berlimpah.

Thailand
Rasa asam dan pedas adalah ciri khas utama di negara ini. Makanan yang paling khas yang sangat mencirikan masakan Thailand adalah Tom Yum. Perpaduan dari serai, cabai, lengkuas, dan makanan laut membuat makanan ini sangat digemari. Nasi juga menjadi makanan pokok di Thailand dan beras juga menjadi kebanggan di negara ini.

Perancis
Masakan Perancis biasa suka disebut dengan haute cuisine atau masakan agung. Dengan penyajian yang rumit, masakan perancis dikenal dengan penggunaan saus krim tanpa menggunakan banyak bahan masakan. Yang terpenting dari masakan Perancis adalah tampilan. Misalnya sayuran dan makanan inti harus disajikan dengan tepat dan potongan yang seragam.

Rabu, 05 Juni 2013

Pengertian Profesionalisme

PROFESIONALISME

Dalam Kamus Kata-Kata Serapan Asing Dalam Bahasa Indonesia, karangan J.S. Badudu (2003), definisi profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional. Sementara kata profesional sendiri berarti: bersifat profesi, memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, beroleh bayaran karena keahliannya itu.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa profesionalisme memiliki dua kriteria pokok, yaitu keahlian dan pendapatan (bayaran). Kedua hal itu merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan. Artinya seseorang dapat dikatakan memiliki profesionalisme manakala memiliki dua hal pokok tersebut, yaitu keahlian (kompetensi) yang layak sesuai bidang tugasnya dan pendapatan yang layak sesuai kebutuhan hidupnya.

CIRI-CIRI PROFESIONALISME
Ada 4 ciriciri profesionalisme:
1.      Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yangbersangkutan dengan bidang tadi.
2.      Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
3.      Memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
4.      Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.

Pengerian Profesi

PROFESI
Profesi berasal dari bahasa latin “Proffesio” yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan pekerjaan. Bila artinya dibuat dalam pengertian yang lebih luas menjadi: kegiatan “apa saja” dan “siapa saja” untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keah-lian tertentu. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.
Pengertian profesi dapat dibedakan menjadi: pertama: profesi pada umumnya. Kedua: profesi luhur atau mulia (officium noble). Profesi pada umumnya adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian yang khusus. Persyaratan adanya keahlian yang khusus inilah yang membedakan antara pengertian profesi dengan pekerjaan walaupun bukan mejadi garis pemisah yang tajam antara keduanya. Sedangkan yang dimaksud dengan profesi luhur, yaitu profesi yang pada hakikatnya merupakan suatu pelayanan pada manusia atau masyarakat. Orang yang melaksanakan profesi luhur sekalipun mendapatkan nafkah (imbalan) dari pekerjaannya, namun itu bukanlah motivasi utamanya.
Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan sebaliknya pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi profesi menurut beberapa ahli :ΓΌ SCHEIN, E.H (1962).
Profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat.
1.      Hughes, E.C (1963): Profesi menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya.
2.      Daniel Bell (1973): Profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat.
3.      Paul F. Comenisch (1983): Profesi adalah “komunitas moral” yang memiliki cita-cita dan nilai bersama.
4.      Kamus Besar Bahasa Indonesia: Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu. 
5.      K. Bertens: Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama. 
6.      Siti Nafsiah: Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab. 
7.      Doni Koesoema A: Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayanan baku terhadap masyarakat.


Pengertian Etika

Pengertian Etika

Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata 'etika' yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan.
Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Jadi, secara etimologis (asal usul kata), etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K.Bertens, 2000).
Biasanya bila kita  mengalami kesulitan untuk memahami arti sebuah kata maka kita akan mencari arti kata tersebut dalam kamus. Tetapi ternyata tidak semua kamus mencantumkan arti dari sebuah kata secara lengkap. Hal tersebut dapat kita lihat dari perbandingan yang dilakukan oleh K. Bertens terhadap arti kata  'etika'   yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama dengan Kamus Bahasa Indonesia yang baru. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta, sejak 1953 - mengutip dari Bertens,2000), etika mempunyai arti sebagai : "ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)". Sedangkan kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988 - mengutip dari Bertens 2000), mempunyai arti :
     1. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)
     2. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
     3. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama  hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar "Dalam dunia bisnis etika merosot terus" maka kata ‘etika’ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata ‘etika’ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan‘nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat’. Jadi arti kata ‘etika’ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.
K. Bertens berpendapat bahwa arti kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut dapat lebih dipertajam dan susunan atau urutannya lebih baik dibalik, karena arti kata ke-3 lebih mendasar daripada arti kata ke-1. Sehingga arti dan susunannya menjadi seperti berikut :
     1. nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Misalnya, jika orang berbicara tentang etika orang Jawa, etika agama Budha, etika Protestan dan sebagainya, maka yang dimaksudkan etika di sini bukan etika sebagai ilmu melainkan etika sebagai sistem nilai. Sistem nilai ini bisaberfungsi dalam hidup manusia perorangan maupun pada taraf sosial.
     2. kumpulan asas atau nilai moral.
Yang dimaksud di sini adalah kode etik. Contoh : Kode Etik Jurnalistik
     3. ilmu tentang yang baik atau buruk.     

Etika baru menjadi ilmu bila kemungkinan-kemungkinan etis (asas-asas dan  nilai-nilai tentang yang dianggap baik dan buruk) yang begitu saja diterima dalam suatu masyarakat dan sering kali tanpa disadari menjadi bahan refleksi bagi suatu penelitian sistematis dan metodis. Etika di sini sama artinya dengan filsafat moral.