Senin, 27 Mei 2013

Hardiknas

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa ini merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Perayaan ini sering diwarnai dengan seremoni apel bendera bersama bagi semua anak sekolah, guru, dan pegawai di pusat kecamatan. Terkadang diisi dengan aneka perlombaan antarsekolah, dinas, dan jawatan pemerintahan di daerah-daerah. Ketika masih SD, Hardiknas paling ditunggu-tunggu karena momen berlaga sepak bola melawan rekan-rekan dari sekolah-sekolah lain di satu kecamatan pada siang hari. Sedangkan pada malam hari, masing-masing sekolah boleh mengunjukan kebolehannya dalam membawakan puisi, drama, atau aneka atraksi budaya. Kebiasaan ini sangat positif dan semoga saja masih diteruskan.

Di balik aneka kegiatan yang berbau seremonial ini terkandung tujuan terdalam dari perayaan Hardiknas yakni: momen berhenti sejenak dari rutinitas pendidikan untuk mengenangkan jasa para pendidik-pahlawan tanpa tanda jasa baik pada tempo doeloe, maupun para pendidik masa kini. Selain itu, momen ini merupakan saat untuk mengevaluasi kembali “potret pendidikan” bangsa di masa lalu dan masa kini sembari membuat resolusi-resolusi kecil untuk perjalanan pendidikan di masa depan.

Terkait Hardiknas sebagai “momen refleksi” terhadap potret pendidikan, bangsa ini baru mengalami “potret terburuk” dalam bidang pendidikan. UN 2013 yang berantakan oleh karena lemahnya “manajemen” para pengambil kebijakkan dalam dunia pendidikan menjadi salah satu potret terburam dalam sejarah pendidikan Indonesia. Aneka kecurangan yang tetap muncul terkait UN 2013 juga menjadi salah satu potret buram pendidikan kita. Juga kurikulum 2013 yang oleh banyak pihak diminta penangguhan perealisasiannya oleh karena aneka pertimbangan telah turut menambah kusamnya wajah edukasi di bumi persada tercinta ini.

Oleh karena itu, Hardiknas 2013 sepertinya perlu dimaknai sebagai “hari perkabungan nasional” bagi dunia pendidikan Indonesia. Jika dianggap perlu, bendera dinaikan setengah tiang ketika apel di lapangan kecamatan seperti ketika mengenangkan gugurnya seorang pahlawan. Kita pantas berkabung oleh potret kusam dunia edukasi pada tahun ini. Dengan cara ini, semua pihak bisa menjadi lebih reflektif agar bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan anak bangsa di tahun-tahun yang akan datang.

Sahabat

Apa sih arti dari Sahabat ?

Apa perbedaanya teman dengan sahabat ?
Teman adalah seseorang yang kita kenal dan seseorang yang bisa kita jumpai disaat tertentu atau tidak selamanya kita jumpai.
Mencari teman itu mudah bahkan sangat mudah, kita cuma menemui orang yang tidak kita kenal, lalu mengajaknya kenalan, ketika sudah kenal maka ia sudah bisa kita anggap sebagai teman.

Sementara Sahabat Ada yang bilang adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita.
Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng.
Tapi sepertinya opini ini lah yang paling benar.

" Sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri."

Terkadang kita dengan enteng menyebut, dia itu sahabat saya.
Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, bingung menjawabnya.
Dari situ kita berpikir, apa kita ini sahabat yang baik?
Apa kita pantas disebut sahabat?.
Tapi memang persahabatan itu bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut.

Ada pernyataan,seorang sahabat,
“ Saya tidak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Saya cuma berharap suatu hari nanti kalau dengar nama saya, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat saya.”
Pernyataanya mencerminkan begitu tulusnya Ia menjalani Persahabatan.

Kesimpulan,Seorang sahabat tetap memberi ruang gerak pribadi, privacy sebagai seorang manusia.
Dan kita akan merasa dekat dengan dia walaupun tidak bertemu dan tidak ada kontak dalam waktu yang lama.
Karena persahabatan itu pada dasarnya dari ikatan hati.Tidak hilang walaupun dimensi jarak memisahakan kita.
Kita harus mengakui bagaimanapun juga kita tidak bisa menghilangkan dia dari hati kita.
Dan tanpa teman, kita tidak akan seperti sekarang ini

Kamis, 23 Mei 2013

tanaman kaktus

Mengenal tanaman kaktus – kaktus sendiri yang berarti tanaman berduri. Kaktus termasuk anggota tumbuhan berbunga famili cactaceae. Kaktus itu sendiri berasal dari bahasa yunani “kaktos” atau arti lainnya tanaman liar. Kaktus sendiri sudah tumbuh lebih dari ratusan tahun yang lalu dengan bentuk tubuh yang tinggi dan berduri tapi ada juga kaktus yang mungil dan bisa diletakkan di kamar anda dan diatas meja kerja atau mungkin meja belajar.
mengenal-tanaman-kaktusKaktus biasanya ada di dataran tandus seperti di benua Amerika.. Ingat film koboi atau biasa baca komik lucky luke , kan banyak tuh kaktusnya.
Kaktus merupakan tanaman di tempat kering atau gurun pasir, lalu bagaimana kaktus hidup jika di sekitarnya sangat sedikit air. Ternyata kaktus memiliki akar yang menyebar amat luas dan mampu menyerap air hujan dalam jumlah yang besar dan menyimpannya didalam batang kaktus.
Duri – duri kaktus sebenarnya berfungsi seperti daun, dengan semakin kecilnya permukaan “daun” kaktus maka semakin sedikit air yang menguap karena jika semakin lebar daun sebuah tanaman maka semakin besar pula air yang menguap sehingga kaktus dapat tumbuh walaupun tanpa air.

Bunga Mawar

Tapi tahukah kalian bahwa bunga mawar memiliki berbagai warna. Bunga yang berduri tapi tetap terlihat indah ini ternyata memiliki arti yang berbeda. Ini dia arti bunga mawar pada setiap warna. 

1. Mawar Merah artinya cinta dan asmara
Salah satu warna mawar yang universal dari semua simbol. Mawar merah merupakan cinta sejati. Sebuah asosiasi yang menjadi ciri khas mawar merah. Hal ini juga muncul sepanjang sejarah dan lintas budaya baik sebagai simbol politik maupun agama. 

2. Mawar Kuning artinya persahabatan
Ternyata tidak semua bungan mawar mengungkapkan tanda cinta. Buktinya, mawar kuning berarti perasaan suka cita dan kegembiraan atas seorang sahabat. Mawar ini sangat baik untuk menghibur orang atas. Mawar Kunnig mengirim pesan penghargaan dan cinta tanpa mengandug "embel-embel" romantis.

3. Mawar Pink artinya keanggunan.
Mawar pink disertai dengan maksud cinta kasih, keanggunan, romantis. Sebuah simbol tradisional yang digunakan saat mengucapkan terima kasih. Mawar pink juga mengandung arti kelembutan dan kekaguman, dan juga digunakan sebagai ungkapan simpati.

4. Mawar Putih artinya suci, ketulusan dan simpati
Awalnya, mawar putih digunakan sebagai simbol untuk cinta sejati. Mawar putih dipakai dalam bucketbunga pengantin. Mawar putih adalah bunga wajib yang digunakan saat menggelar pernikahan di Negara-negara Barat secara tradisional. Dalam hal ini, putih mewakili persatuan, kebajikan, dan kemurnian dari sebuah cinta baru. Mawar putih juga dikaitkan dengan kehormatan dan saling menghormati, simbol atas cinta yang tidak terpisahkan. 

5. Mawar Orange artinya hasrat, antusiasme dan gairah
Secara harfiah merupakan campuran dari warna kuning dan merah. Mawar oranye dipandang sebagai jembatan antara persahabatan yang dilambangkan dengan mawar kuning, serta cinta yang diwakili oleh mawar merah. Jadi, mawar orange dapat menjadi ekspresi dari daya tarik, atau hadiah untuk mengatakan "Saya bangga memilikimu. "

6. Mawar Ungu artinya pesona, mulia, cinta pada pandangan pertama.
Warna ungu erat kaitannya dengan kaum bangsawan. Dalam hal ini, nuansa mawar lavender menunjukkan suasana agung dan kemegahan. (Shine)

Tentang Sahabatku

Tentang Sahabatku

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya

Selasa, 30 April 2013

Pahlawan Bangsa

RADEN AJENG KARTINI 



Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April tahun 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Ia anak salah seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).

Akhirnya membaca menjadi kegemarannya, tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Kalau ada kesulitan dalam memahami buku-buku dan surat kabar yang dibacanya, ia selalu menanyakan kepada Bapaknya. Melalui buku inilah, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa (Belanda, yang waktu itu masih menjajah Indonesia). Timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan tulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Ditengah kesibukannya ia tidak berhenti membaca dan juga menulis surat dengan teman-temannya yang berada di negeri Belanda. Tak berapa lama ia menulis surat pada Mr.J.H Abendanon. Ia memohon diberikan beasiswa untuk belajar di negeri Belanda.

Beasiswa yang didapatkannya tidak sempat dimanfaatkan Kartini karena ia dinikahkan oleh orangtuanya dengan Raden Adipati Joyodiningrat. Setelah menikah ia ikut suaminya ke daerah Rembang. Suaminya mengerti dan ikut mendukung Kartini untuk mendirikan sekolah wanita. Berkat kegigihannya Kartini berhasil mendirikan Sekolah Wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Ketenarannya tidak membuat Kartini menjadi sombong, ia tetap santun, menghormati keluarga dan siapa saja, tidak membedakan antara yang miskin dan kaya.

Pada tanggal 17 september 1904, Kartini meninggal dunia dalam usianya yang ke-25, setelah ia melahirkan putra pertamanya. Setelah Kartini wafat, Mr.J.H Abendanon memngumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Buku itu diberi judul “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Saat ini mudah-mudahan di Indonesia akan terlahir kembali Kartini-kartini lain yang mau berjuang demi kepentingan orang banyak. Di era Kartini, akhir abad 19 sampai awal abad 20, wanita-wanita negeri ini belum memperoleh kebebasan dalam berbagai hal. Mereka belum diijinkan untuk memperoleh pendidikan yang tinggi seperti pria bahkan belum diijinkan menentukan
jodoh/suami sendiri, dan lain sebagainya.


Kartini yang merasa tidak bebas menentukan pilihan bahkan merasa tidak mempunyai pilihan sama sekali karena dilahirkan sebagai seorang wanita, juga selalu diperlakukan beda dengan saudara maupun teman-temannya yang pria, serta perasaan iri dengan kebebasan wanita-wanita Belanda, akhirnya menumbuhkan keinginan dan tekad di hatinya untuk mengubah kebiasan kurang baik itu. Belakangan ini, penetapan tanggal kelahiran Kartini sebagai hari besar agak diperdebatkan. Dengan berbagai argumentasi, masing-masing pihak memberikan pendapat masing-masing. Masyarakat yang tidak begitu menyetujui, ada yang hanya tidak merayakan Hari Kartini namun merayakannya sekaligus dengan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember.

Alasan mereka adalah agar tidak pilih kasih dengan pahlawan-pahlawan wanita Indonesia lainnya. Namun yang lebih ekstrim mengatakan, masih ada pahlawan wanita lain yang lebih hebat daripada RA Kartini. Menurut mereka, wilayah perjuangan Kartini itu hanyalah di Jepara dan Rembang saja, Kartini juga tidak pernah memanggul senjata melawan penjajah. Dan berbagai alasan lainnya. Sedangkan mereka yang pro malah mengatakan Kartini tidak hanya seorang tokoh emansipasi wanita yang mengangkat derajat kaum wanita Indonesia saja melainkan adalah tokoh nasional artinya, dengan ide dan gagasan pembaruannya tersebut dia telah berjuang untuk kepentingan bangsanya. Cara pikirnya sudah dalam skop nasional. Sekalipun Sumpah Pemuda belum dicetuskan waktu itu, tapi pikiran-pikirannya tidak terbatas pada daerah kelahiranya atau tanah Jawa saja. Kartini sudah mencapai kedewasaan berpikir nasional sehingga nasionalismenya sudah seperti yang dicetuskan oleh Sumpah Pemuda 1928.

Terlepas dari pro kontra tersebut, dalam sejarah bangsa ini kita banyak mengenal nama-nama pahlawan wanita kita seperti Cut Nya’ Dhien, Cut Mutiah, Nyi. Ageng Serang, Dewi Sartika, Nyi Ahmad Dahlan, Ny. Walandouw Maramis, Christina Martha Tiahohu, dan lainnya. Mereka berjuang di daerah, pada waktu, dan dengan cara yang berbeda. Ada yang berjuang di Aceh, Jawa, Maluku, Menado dan lainnya. Ada yang berjuang pada zaman penjajahan Belanda, pada zaman penjajahan Jepang, atau setelah kemerdekaan. Ada yang berjuang dengan mengangkat senjata, ada yang melalui pendidikan, ada yang melalui organisasi maupun cara lainnya. Mereka semua adalah pejuang-pejuang bangsa, pahlawan-pahlawan bangsa yang patut kita hormati dan teladani.

Raden Ajeng Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad, dan perbuatannya. Ide-ide besarnya telah mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari belenggu diskriminasi. Bagi wanita sendiri, dengan upaya awalnya itu kini kaum wanita di negeri ini telah menikmati apa yang disebut persamaan hak tersebut. Perjuangan memang belum berakhir, di era globalisasi ini masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan.

Kamis, 28 Maret 2013

Wawasan Nusantara

Nama  : Anggy Trianty
Kelas  : 2 EA 25
NPM  : 10211908


PENDAHULUAN
Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional. Wilayah Indonesia yang sebagian besar adalah wilayah perairan mempunyai banyak celah kelemahan yang dapat dimanfaatkan oleh negara lain yang pada akhirnya dapat meruntuhkan bahkan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia. Indonesia yang memiliki kurang lebih 13.670 pulau memerlukan pengawasan yang cukup ketat. Dimana pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pihak TNI/Polri saja tetapi semua lapisan masyarakat Indonesia. Bila hanya mengandalkan TNI/Polri saja yang persenjataannya kurang lengkap mungkin bangsa Indonesia sudah tercabik – cabik oleh bangsa lain. Dengan adannya wawasan nusantara kita dapat mempererat rasa persatuan di antara penduduk Indonesia yang saling berbhineka tunggal ika. Dengan adanya wawasan nusantara, kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan, cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa. Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam.





Latar belakang
Ø  Falsafah pancasila
Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional.Nilai-nilai tersebut adalah:
Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan sesuai ibadah dengan agama masing- masing.
1.      Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
2.      Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
Ø  Aspek kewilayahan nusantara
Pengaruh geografi merupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan aneka Sumber Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.
Ø  Aspek sosial budaya
Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda - beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar.mengenai berbagai macam ragam budaya.

Ø  Aspek sejarah
Indonesia diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia. Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri. Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.
Ø  Fungsi
1.      Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
2.      Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
3.      Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
4.      Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga.


Tujuan
Tujuan wawasan nusantara terdiri dari dua yaitu:
1.      Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah"untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakanketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial".
2.      Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia.
Implementasi
  • Kehidupan politik
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara yaitu:
1.      Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
2.      Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.
3.      Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
4.      Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.
5.      Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik sebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.
  • Kehidupan ekonomi
1.      Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisi khatulistiwa, wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. Oleh karena itu, implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian, dan perindustrian.
2.      Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. Oleh sebab itu, dengan adanya otonomi daerah dapat menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi.
3.      Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil.

  • Kehidupan sosial
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial, yaitu :
1.      Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.
2.      Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.
  • Kehidupan pertahanan dan keamanan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan, yaitu :
1.      Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang mengganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran.
2.      Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.
3.      Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia